Postingan

Menampilkan postingan dengan label Haluan Tak Terduga

PART 3

  Part 3   Si ibu malah pura-pura gak denger omongan aku barusan apa gimana gak tau, kesel bgt titik. “Oh trio D ya?masuk aja nak gak dikunci kok”. Ucap ibuku sambil menaruh kembali liptint yang kupakaikan padanya kedalam pouch. “Hm Rah, ayok siap-siap|Wah kak Sakirah belom siap sama sekali ya?|Sakirah mau mandi dulu apa gak lagi, Bu?” begitu banyak cerocosnya trio D siaku ini. “Terserah kalian deh, ibu sih yakin aja sama Dera, Diera dan Dara. Pokoknya harus perfect deh ya, kebo kalian ini hehe”. Lagi-lagi omongan ibuku barusan berhasil membuat tenggorokkan aku susah menelan saliva.  Oke gais terjawab sudah kan siapa trio D? Catet gais. Di inget diluar kepala kalian kali aja ada yang bakalan jatuh cinta sama kakak adek trio D yang aku sayangi ini hoho. “Siap bos. Laksanakan,..” saat trio D mau mendekat kearahku, aku secepat mungkin menjaga jarak dari mereka. “Stop. Stop there. Okay, nice. Kaka adek trio D yang aku sayangi, aku gak mau siap-siap apaan sih. Pak, Bu tamu nya...

PART 2

Part 2 “Kenapa, kenapa. Pikun kamu Sakirah?bobok aja terus sih kamu ini. Tamu kamu juga itu heh, udah buruan gausah lagi mandi dah lambat sih kamu ini. Ganti pake dress yang kemarin ibu pilihin sana”. Ucap ibuku panjang lebar saambil merapikan satu persatu mainan kesayangan siaku yang tergeletak di lantai. Hehe maklumin yak ABG yak kan jadi ya biasa lah maen sama mainan gitu kan :v Jangan salah gais maenan aku sih gak alay-alay bgt. Paling dua, tiga robot ultrament, sama huluk apa sih kalian nyebut nih hulk apaan?huluk yak kan bener dong aku haha. Oke skip. “Eh ntar ntar. Maksud ibu apaansih? Pak, tamu apaan sih? Tamu istimewanya aku yak?ya ampun Pak, Bu. Anak kalian yang unlimited ini masih lama kali lagian juga baru udah minggu kemarin hm”. Jawab aku dengan polos berharap kedua orangtuaku ini segera keluar agar aku bisa kembali meneruskan mimpi indahku yang tertunda 20 menit lalu. “Apaan sih nduk. Kamu teh ngigau ya?dasar kebo. Coba Bu, disiram aja dulu pake aer cucian kamu itu kali ...

Haluan Tak Terduga

Gambar
Part 1 Tuk . . . Srek . . . Tuk . . . Bunyi itu terdengar sayup-sayup ditelingaku sebanyak tiga kali. "Ah paling anak kucing". Aku mengabaikan itu. Kupikir itu hanya anak kucing tetangga yang masuk kedalem rumahku. Drttt . . . Drttt . . . Lagi-lagi saat waktu ternyamanku rebahan harus mendengar suara yang tidak ingin kudengar untuk saat ini. Namun terdengar jelas suara itu berbeda, bukan lagi suara srek srek apalah itu bodoamat. Lagi-lagi diriku tak mau terganggu oleh gangguan-gangguan tidak jelas seperti itu. Aku mengabaikan suara itu dan berpindah posisi rebahan yang awal nya menghadep tepat yang terlihat dikedua mataku itu hanya bola lampu kelap-kelip warna-warni yang sengaja aku pilih. Kini sekarang aku menghadep kearah kanan. Karna aku penyuka warna, hidup itu harus berwarna mau sesusah apapun itu ya harus tetep berwarna. Drt . . . Tidak sampai semenit suara itu lagi-lagi menggangguku. "Apasih woy aduh berisik banget. Gatau apa aku tuh lagi mau rebahan. ...